Siap-Siap! Bila Prabowo Jadi Presiden, Papua Hendak Dijadikan Semisal Ini

37
Loading...

Salah satu daerah yang butuh perhatian di Indonesia ialah Papua. Daerah di ujung timur nusantara ini diketahui mempunyai sumber daya alam yang melimpah, namun sumber daya manusianya nggak demikian.

Loading...
Loading...

5 Wilayah Adat Papua (Sumber: daenggassing)

Keadaan Papua yang masuk memerlukan sentuhan pembangunan itu menjadi perhatian kubu Prabowo-Sandi. Ketua BPN, Djoko Santoso (viva.co.id, 23/2) mengatakan pihaknya sudah mempelajari secara serius problem di Papua. “Prabowo-Sandi bukan hanya mendengar, namun pun sudah mempelajari secara serius bermacam masalah pembangunan yang dialami penduduk Papua.,” katanya.

Prabowo (Sumber: idnews)

Salah satu bentuk dari kajian kubu 02 berkaitan dengan problem Papua itu ialah bila Prabowo terpilih jadi Presiden maka dari itu hendak membentuk Papua menjadi 5 propinsi. Masalah itu disampaikan oleh Ketua DPD Partai Gerindra di Papua, Yanni (viva.co.id, 23/2).

Dukungan Vanuatu untuk Kemerdekaan Papua Barat (Sumber: tirto)

Yanni beralasan, dengan terbentuknya lima propinsi di Papua hendak tambah mempercepat pembangunan (viva.co.id, 23/2). “Lewat pemekaran ini, maka dari itu pembangunan di semua sektor dalam lima wilayah adat itu bisa dipacu secara lebih cepet, sebab sudah ada lima APBD Provinsi di situ,” katanya.

Lantas mengapa mesti dipecah menjadi lima? Berdasarkan Yanni (viva.co.id, 23/2) pemekaran Papua menjadi lima daerah itu sesuai dengan lima wilayah adat yang sudah ada di Papua, yaitu Mamta, Anim Haha, Saereri, Mee Pago, dan La Pago.

Selain hendak memekarkan Papua menjadi lima propinsi, berdasarkan Yanni, Prabowo-Sandi pun hendak mengusulkan perlakuan dana alokasi otonomi khusus secara permanen (viva.co.id, 23/2). “Nggak bisa kekhususannya parmanen, lalu anggarannya bersifat temporel, ini keliru. Jadi, Prabowo-Sandi berkomitmen mengubah langkah pandang negeri terhadap Papua, pada konteks penerapan otonomi khusus,” katanya.

Diharapkan siapapun Presidennya, Papua menemukan perhatian khusus bukan hanya problem pembangunan dan ekonomi, namun pun pemberantasan kelompok separatis yang sudah ada di sana. Bila nggak lekas diantisipasi, kelompok separatis di sana mampu amat berbahaya sebab memperoleh dukungan dari negeri asing, seperti Vanuatu yang sukses meloloskan petisi Papua ke Komisi HAM PBB sejumlah Januari kemudian (sindonews.com, 30/1).

Diharapkan dengan pembangunan yang gencar dan ketegasan kami memberantas kelompok separatis di Papua anasir-anasir yang ingin perpecahan lekas padam dan menyadari bahwa kami semua satu pada bingkai NKRI…I].

Loading...
Loading...